Kondisi Umum Sekitar Kawasan TN Sebangau

DSC_8964webTN Sebangau secara administratif terletak di delapan kecamatan, yaitu Kecamatan Sebangau Kuala di Kabupaten Pulang Pisau, dan Kecamatan Katingan Kuala, Kecamatan Mendawai, Kecamatan Kamipang, dan Kecamatan Tasik Payawan di Kabupaten Katingan, dan Kecamatan Sabangau, Kecamatan Jekan Raya dan Kecamatan Bukit Batu di Kota Palangka Raya. Kecamatan paling luas adalah Kecamatan Sebangau Kuala dengan luas 3.801 km2 atau sekitar 42,25% dari luas wilayah Kabupaten Pulang Pisau. Wilayah kecamatan yang paling kecil adalah Kecamatan Tasik Payawan seluas 804 Km2 atau sekitar 4,52% dari luas wilayah Kabupaten Katingan. Kota kecamatan yang paling jauh dari ibukota Kabupaten Katingan (Kota Kasongan) adalah kota Kecamatan Katingan Kuala (Kota Pegatan), yaitu berjarak 113 Km.

Mayoritas masyarakat di sekitar kawasan TN Sebangau bermata pencaharian utama dari hasil pertanian dan perikanan. Matapencaharian utama masyarakat di Kecamatan Sebangau Kuala adalah bertani padi dan palawija, dan malauk (menangkap ikan). Usaha pertanian merupakan matapencaharian masyarakat transmigrasi. Di Kecamatan Katingan Kuala, usaha pertanian tanaman padi mayoritas menjadi matapencaharian utama disusul dengan usaha perikanan. Banyaknya masyarakat yang hidup dari pertanian, karena mayoritas penduduk Kecamatan Katingan Kuala adalah transmigran. Usaha perikanan yang dimaksud adalah usaha perikanan laut, karena daerah ini merupakan daerah muara Sungai Katingan. Masyarakat di Desa Sungai Kaki dan Desa Pegatan Hulu dahulu bermatapencaharian utama dari perikanan dan menebang kayu. Selain itu juga, matapencaharian utama yang banyak di Katingan Kuala (terutama di Desa Sungai Kaki) adalah dari usaha burung walet. Di desa tersebut banyak ditemukan rumah untuk burung walet, yang berada di dalam pemukiman penduduk. Seperti halnya di Kecamatan Sebangau Kuala dan Kecamatan Katingan Kuala, di Kecamatan Mendawai, matapencaharian penduduk sebagian besar pada usaha pertanian dan perikanan, dan sedikit sebagai pedangang maupun pegawai negeri sipil.

Di Kecamatan Kamipang dan Tasik Payawan, sebagian besar masyarakatnya Suku Dayak Ngajudengan mayoritas matapencaharian utama dari perikanan sungai, yang disusul dengan usaha pertanian. Banyaknya masyarakat yang tergantung pada sektor perikanan sungai karena di sekitarnya terdapat sungai dan danau yang luas sebagai lokasi untuk menangkap ikan seperti Danau Jalan Pangen, Danau Bulat, dan Danau Punggualas. Selain itu, di Kecamatan Kamipang ada yang bermatapencaharian dari usaha hasil non kayu yaitu gemor dan rotan.  Sementara di Kecamatan Tasik Payawan, perkebunan rotan dan karet juga merupakan matapencaharian bagi cukup banyak penduduk.

Pada umumnya masyarakat memiliki matapencaharian ganda, artinya tidak hanya hidup dari satu sumber matapencaharian. Saat ini sebagian penduduk di sekitar TN Sebangau mulai keluar desa/ daerah untuk menjadi buruh perkebunan di perusahaan sawit seperti di Kecamatan Kamipang dan Kecamatan Mendawai ke Kasongan, Pangkalanbun dan Sampit. (soe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *