Mahasiswa ITB Presentasi Akhir Praktek Kerja Lapang di TN Sebangau

Palangka Raya 03 Agustus 2017. Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Rekayasa Kehutanan baru saja mempresentasikan hasil kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) di Ruang rapat Balai TN Sebangau pada hari Kamis 03 Agustus 2017. Dua orang Mahasiswa yang bernama Diani Nafitri dan Oriz A Putera melakukan kegiatan PKL selama satu bulan, sejak tanggal 03 Juli s.d 02 Agustus 2017.

Acara presentasi akhir PKL dipimpin oleh Bapak Doni Maja Perdana, S.Hut selaku Kepala Sub Bagian Tata Umum (KSBTU) Balai TN Sebangau yang menjadi pembimbing kerja praktek mahasiswa ITB tersebut. Peserta dihadiri oleh staf Balai TN Sebangau dan mahasiswa praktek PKL dari Institut Pertanian STIPER Yogyakarta. Dalam presentasinya dipaparkan hasil kegiatan PKL selama mengikuti kegiatan rutin dikantor dan di lapangan. Kegiatan rutinitas dikantor Balai antara lain melakukan bedah dokumen Humas dan Kerjasama serta bedah dokumen Evaluasi dan Pelaporan. Untuk kegiatan lapangan mereka mengikuti kegiatan patroli rutin pengamanan kawasan bersama Polhut Balai TN Sebangau ke Resort Sebangau Hulu di SPTN Wilayah I. sedangkan kegiatan lapangan lainnya mahasiswa tersebut ikut serta dalam kegiatan monitoring sekat kanal di Resort Muara Bulan SPTN Wilayah III, monitoring populasi orangutan dan pengamatan fenologi pohon di Punggualas, Resort Baun Bango SPTIN Wilayah III.

Mahasiswa ITB Presentasi Akhir Praktek Kerja Lapang di TN Sebangau

Mahasiswa ITB Presentasi Akhir Praktek Kerja Lapang di TN Sebangau

Dalam kegiatan PKL, mereka juga melakukan mini riset yang berlokasi di Punggualas dengan dua judul berbeda. Judul pertama mini riset yang dilakukan oleh Diani adalah “Perbedaan Keragaman Vegetasi Akibat Perbedaan Tinggi Muka Air pada Hutan Rawa Gambut” dan mini riset yang kedua dilakukan oleh Oriz berjudul “Analisis Vegetasi pada Hutan Rawa Gambut Pasca Kebakaran”. Mini riset tersebut menghasilkan saran untuk pengelolaan gambut di TN Sebangau yakni untuk bahan informasi manajemen hidrologi sebagai acuan upaya rehabilitasi dan restorasi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait pertumbuhan dan adaptibilitas jenis jenis tumbuhan yang dapat tumbuh pada lahan tergenang berdasarkan kelas tinggi muka air tertentu. Pembahasan dari kegiatan mini riset Mahasiswa ITB sangat informatif dan menarik untuk dijadikan kegiatan penelitian lebih lanjut. pada saat diskusi banyak masukan dan saran yang diberikan kepada mereka, bahkan Bapak KSBTU berharap kedua Mahasiswa tersebut dapat melanjutkan penelitian skripsinya di TN Sebangau.

(Sumber : Balai TN Sebangau)