Ekosistem Sungai Bakung

Sungai Bakung bermuara di Sungai Sebangau dengan panjang sungai ±17 km dengan lebar antara 2,5 - 5 meter. Seperti kebanyakan sungai di lahan gambut, Sungai Rasau berwarna coklat kehitaman dengan kombinasi buih-buih air. Di Sungai Bakung antara tahun 2007-2010 sedikitnya telah dibangun ± 42 kanal. Genangan air di Sungai Bakung berbeda pada setiap musimnya. Untuk bulan Oktober s.d Mei sungai Bakung tidak terlalu tergenang air dan hanya di muara sungai Bakung seperti tampak pada Gambar.

Untitlesd

Di sepanjang Sungai Bakung ditemukan jenis-jenis tumbuhan seperti terentang, perupuk, tumih, jambu-jambu, belengeran, pasir-pasir, asam asam dan jenis-jenis dari famili Ebenaceae, Elaeocarpaceae, Euphorbiaceae, Guttiferae, Hypericaceae, Lauraceae, Lecythidaceae, Leguminosae-Caes., Meliaceae, Moraceae, Myrsinaceae, Myristicaceae, Myrtaceae, Polygalaceae, Rhizophoraceae, Sapindaceae, Sapotaceae, Thymelaeaceae. Di muara Sungai Bakung yang merupakan lokasi terbuka banyak ditumbuhi rumput, herba dan semak belukar khas tumbuhan rawa seperti rumput garising, purun, paku-pakuan, rasau dan kantong semar. Jenis primate yang dijumpai yaitu orangutan (Pongo pygmaeus), terlihat sarang dan owa (Hylobates agilis) yang terdengar dari suaranya. Jenis ikan yaitu Kerandang (Channa pleuropthalmus), baung (Mystus nemurus), bapuyu (Anabas testudineus), kakapar (Belontia hesselti), lais putih (Kryptopterus schilbeides) dan saluang.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.