Pemeliharaan Jalur Pariwisata di Sungai KORAN bersama Masyarakat

Sungai Sebangau bagian hulu dan Sungai Koran merupakan jalur transportasi wisata alam yang masuk ke wilayah kerja Resort Sebangau Hulu, SPTN Wilayah I. Kondisi sungai yang selalu berubah-ubah mengikuti naik turunnya debit air akibat bergantinya musim dan tumbuhan yang ada di kiri kanan sungai dapat menyebabkan jalur sungai menyempit dan tertutupnya jalur aksesibilitas untuk kegiatan wisata di lokasi ini. Wisatawan yang berkunjung meningkat secara signifikan setiap tahunnya, oleh karena itu untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan kegiatan wisata alam, terutama dalam hal transportasi, maka perlu dilakukan kegiatan pemeliharaan jalur aksesibilitas.  

Untuk kelancaran dan kenyamanan wisatawan, pada minggu ke dua Bulan April 2018, Balai Taman Nasional Sebangau bersama masyarakat Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya yang tergabung dalam Kelompok Perahu “Maju Mandiri” melakukan kegiatan pemeliharaan jalur aksesibilitas pariwisata yaitu di Sungai Sebangau bagian hulu mulai dari Dermaga Kereng Bangkirai hingga ke Pos Jaga Sungai Koran dan sepanjang Sungai Koran.

Kegiatan pemeliharaan jalur aksesibilitas pariwisata dilakukan dengan cara membersihkan alur sungai dari semak/belukar, tumbuhan air, batang kayu maupun benda lainnya yang berada di tengah dan kiri kanan sungai yang menghalangi dan menghambat jalur transportasi di Sungai Sebangau dan Sungai Koran dengan menggunakan peralatan parang, chainsaw dan perlengkapan lainnya.

Kegiatan pemeliharaan jalur aksesibilitas pariwisata dilaksanakan secara rutin atas inisiatif masyarakat Kereng Bangkirai terutama masyarakat penyedia jasa transportasi wisata yang tergabung dalam Kelompok Perahu “Maju Mandiri” yang merupakan kelompok masyarakat binaan Balai Taman Nasional Sebangau.