Satu Lagi, Orangutan Hasil Rescue di Translokasi ke TN Sebangau

Palangka Raya (10/07/2017). Translokasi Orangutan ke kawasan TN Sebangau kembali dilakukan pada Sabtu Pagi tanggal 08 Juli 2017. Kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerjasama Tim Rescue Reaksi Cepat (TRRC) dari Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I BKSDA Kalimantan Tengah dengan BOS Foundation Nyarumenteng serta Balai Taman Nasional Sebangau. Lokasi yang dipilih untuk melepasliarkan kera besar tersebut adalan wilayah Resort Sebangau Hulu, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I. Orangutan yang berhasil di rescue oleh TRRC SKW I BKSDA Kalimantan Tengah bersama BOS Foundation merupakan hasil evakuasi dari kebun buah milik warga Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau pada hari jum’at 7 Juli 2017. Berdasarkan hasil pengecekan kesehatan, kondisi Orangutan yang diberi nama Julio tersebut dalam keadaan sehat dengan perkiraan umur 12 tahun dan berjenis kelamin jantan.

Menuju tempat pelepasan

Menuju tempat pelepasan

Bapak Ir. Anggodo MM, Kepala Balai TN Sebangau turut serta dalam kegiatan translokasi Orangutan tersebut. Didampingi oleh KSBTU, Kepala Resort Sebangau Hulu serta Tim RRC BKSDA dan BOSF Nyarumenteng tim menuju lokasi pelepasliaran di Hulu Sungai Sebangau pada sabtu pagi. Dari Dermaga Kereng Bangkirai membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit untuk menuju lokasi penanaman garuda tempat Orangutan akan dilepasliarkan. Tidak jauh dari tepi kanal, Orangutan yang masih terkurung dalam kandang besi dibawa oleh tim masuk ke dalam hutan untuk dilepaskan. Secara simbolis Orangutan dilepasliarkan oleh Bapak Doni Maja Perdana, S.Hut KSBTU Balai TN Sebangau. Orangutan jantan tersebut langsung bergerak keluar ketika tutup kandang dibuka, dengan sigap ia memanjat pohon dan masuk ke dalam hutan.

Orangutan dilepasliarkan kembali

Orangutan dilepasliarkan kembali

Satwa liar hasil rescue perlu segera dilepasliarkan ke habitatnya yang layak, hal ini dilakukan untuk menghindari satwa tersebut kehilangan sifat liarnya ataupun tertular penyakit. Tentunya sebelum dilepasliarkan satwa harus melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh tim medis, setelah dinyatakan sehat satwa tersebut dapat ditranslokasi ke habitat barunya.

Orangutan merupakan salah satu satwa liar dilindungi yang masuk dalam kategori terancam punah, populasinya terus menurun karena habitat alami yang semakin berkurang. Taman Nasional Sebangau sebagai habitat bagi Orangutan terus berupaya menjaga kelestarian dan meningkatkan populasi kera besar ini. Semoga Orangutan yang baru saja dilepasliarkan di TN Sebangau dapat hidup dan berkembang dengan baik di habitat barunya. (Sumber Informasi : Tatang Suwardi, S.Hut , Susana, A.Md Balai TN Sebangau, BKSDA Kalimantan Tengah dan BOSF Nyarumenteng)