Monitoring Kera Besar di Punggualas, Taman Nasional Sebangau

Katingan (24/05/2017). Balai Taman Nasional Sebangau baru saja melakukan kegiatan monitoring salah satu kera besar asia yaitu orangutan di site monitoring Punggualas, Resort Baun Bango SPTN Wilayah III pada 17 s.d 23 Mei 2017. Desain monitoring menggunakan ArcGIS dan distance dengan metode survey line transect. Kegiatan monitoring dilakukan pada luasan ±10.000 ha dengan target jalur pengamatan sebanyak 20 transek. Panjang jalur pengamatan ±1 km dengan antar jalur ±1,75 km. Kegiatan dibagi ke dalam 5 tim dengan komposisi 5 orang pegawai dan 6 orang berasal dari masyarakat sekitar kawasan.

Orangutan jantan dewasa sedang memakan buah jinjit dipuncak pohon dengan ketinggian lebih dari 35 meter

Orangutan jantan dewasa sedang memakan buah jinjit dipuncak pohon dengan ketinggian lebih dari 35 meter

Butuh motivasi dan daya juang berlipat ganda untuk menaklukkan rawa gambut Sebangau yang terkenal lebat, penuh semak belukar dan liana hingga hutan yang terendam air setinggi dada. Medan yang cukup berat itu akan terbayarkan jika berhasil bertemu sarang bahkan orangutannya. Jalan puluhan kilometer bak tiada arti meski harus nomaden di hutan. Selama kegiatan, seluruh tim paling tidak mengambil data seperti posisi sarang, kelas sarang, tinggi sarang, keliling pohon sarang dan nama pohon sarang.

Mengamati Sarang

Mengamati Sarang

Hasil dari pengamatan pada seluruh transek sepanjang 16.000 meter didapatkan 146 sarang serta perjumpaan langsung orangutan sebanyak 3 indivudu meliputi jantan dewasa pada transek 8 dan 20 serta diluar transek dijumpai 2 individu yaitu induk dan anak di sekitar Danau Punggualas. Selain data sarang seluruh tim wajib mencatat data pakan orangutan yang terdokumentasi dalam tallysheet melalui pengambilan data vegetasi pada tingkat tiang dan pohon. Dari 16 jalur transek lima diantaranya dilakukan pengambilan data vegetasi yang mewakili tipe hutan pada lokasi kegiatan.

Sarang Orangutan

Sarang Orangutan

Kegiatan monitoring populasi orangutan merupakan kegiatan rutin dilakukan setiap tahunnya untuk mendukung upaya peningkatan populasi satwa terancam punah di TN Sebangau. Perjalanan pada 16.000 meter pada jalur pengamatan ditambah ±20.000 meter untuk mencapainya merupakan pengalaman tak terlupakan. Keyakinan, kekompakan, emosi, waktu, tenaga dan kecermatan pengamatan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan. Selamat berjumpa di episode pengamatan orangutan selanjutnya.

Tim monitoring orangutan berfoto di depan kantor Resort Baun Bango

Tim monitoring orangutan berfoto di depan kantor Resort Baun Bango

(Sumber Informasi : Tim Monev OU Balai TN Sebangau)